Rabu, 02 November 2011

Sulteng Bebas Flu Burung


Koransulteng.com -- Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulawesi Tengah Greetje Kuhu mengatakan selama Oktober hingga pekan pertama November 2011, kasus flu burung di daerah itu tidak ditemukan atau nihil.

"Hingga kini belum ada laporan dari kabupaten dan kota di Sulteng soal adanya kasus flu burung selama priode itu," katanya, Kamis (3/11).

Flu burung atau avian influneza (AI) terakhir kali muncul menyerang ternak ayam di Kabupaten Poso pada September 2011. Sekitar 20 ekor ayam kampung (buras) di dua yakni Kecamatan Poso Kota dan Poso Kota Selatan mati mendadak dan setelah diperiksa petugas kesehatan hewan Dinas Kesehatan Poso positif terserang virus AI.

Setelah itu sampai dengan sekarang ini, tidak ada lagi laporan adanya kasus flu burung di kabupaten itu, dan kabupaten lainnya, termasuk di Kota Palu yang masuk daerah endemis flu burung.

Meski tidak ada kasus, tetapi pemerintah tetap mewaspadainya karena sejak flu burung ditemukan di Sulteng pada 2006 kebanyakan terjadi pada saat musim hujan.

Sekarang ini, hampir seluruh wilayah di Sulteng setiap hari diguyur hujan. Tidak menutup kemungkinan kasus flu burung kembali muncul pada musim hujan seperti sekarang ini. Seluruh jajaran Dinas Peternakan di kabupaten dan kota di Sulteng tetap diminta untuk memantau, dan melaporkan secepatnya kepada Dinas Peternakan Provinsi bila ada kasus flu burung di daerah masing-masing.

Ia juga mengatakan, bila kehabisan stok vaksin atau obat penyemprotan segera melaporkan kepada Dinas Peternakan Provin si Sulteng di Palu untuk secepatnya mendapat pasokan.

Sumber: Antara

Kamis, 20 Oktober 2011

Inilah Kronologi Tewasnya Moammar Khadafy


Daily Mail Rekaman video yang menunjukkan Khadafy diseret ke sebuah truk para pejuang oposisi beberapa menit setelah ia ditangkap. Saat itu, ia masih hidup meski sudah berlumuran darah.


MOAMMAR Khadafy sudah dalam pelarian selama berbulan-bulan saat para pejuang oposisi yang dibantu serangan udara NATO mendesak dia dan para pendukungnya dari Tripoli, ibu kota Libya, dan wilayah-wilayah lain yang jadi benteng pertahanannya. Kamis (20/10/2011), hidup pemimpin Libya yang berkuasa selama empat dekade itu berakhir juga di sekitar tempat dia memulai hidupnya, yaitu di Sirte, kota pesisir tempat kelahirannya.
Berikut adalah sebuah timeline sejumlah momen penting menjelang ajal Khadafy, yang berasal dari keterangan Perdana Menteri interim Libya, Mahmoud Jibril, sejumlah pejabat Dewan Transisi Nasional (NTC), dan sumber-sumber lainnya.
* Setelah mengambil alih kota Bani Walid awal pekan ini, para pejuang Dewan Transisi Nasional Libya mengalihkan perhatian mereka pada Sirte, yang merupakan basis terakhir para loyalis Khadafy.
* Jet-jet tempur Perancis dan sebuah pesawat tak berawak AS, Predator, menembakkan rudal Hellfire guna menyerang sebuah konvoi besar di dekat Sirte pada Kamis pagi, kata seorang pejabat Pertahanan AS. Pejabat itu tidak dapat mengatakan apakah Khadafy yang ditargetkan. Namun seorang pejabat senior NATO mengatakan, Khadafy merupakan bagian dari konvoi itu tetapi selamat dari serangan tersebut.
* Kamis sekitar tengah hari, para pejabat Dewan Transisi Nasional mengumumkan, para pejuangnya telah menguasai Sirte, meski masih ada sejumlah kantong perlawanan yang belum dikuasai. Tidak ada keterangan resmi tentang Khadafy.
* Kamis siang, Jibril mengatakan Khadafy ditangkap dalam keadaan hidup dan dalam kondisi kesehatan yang baik di Sirte.
* Menurut Ali Aujali, Duta Besar Libya untuk Amerika Serikat, para tentara menemukan Khadafy pada siang hari itu di sebuah saluran drainase besar di Sirte. Reporter Daily Telegraph, Ben Petani, di Sirte menceritakan kepada Anderson Cooper dari CNN bahwa saluran itu lebarnya sekitar 3 kaki atau 91 cm dan penuh dengan sampah dan pasir.
* Jibril mengatakan, Khadafy masih hidup dan dalam keadaan sehat ketika dia ditangkap.
* Khadafy tidak melawan ketika ditangkap.
* Saat itu, ia mengenakan singlet dan celana serta membawa sebuah pistol.
* Selagi dipindahkan ke sebuah kendaraan yang menuju Misrata, Jibril mengatakan, Khadafy tertembak di lengan kanan.
* Gambar video yang buram yang ditayangkan jaringan televisi satelit Arab menunjukkan Khadafy yang berlumuran darah tapi masih hidup diseret ke sebuah truk.
* Akhirnya, pasukan Dewan Transisi Nasional memasukan Khadafy ke dalam kendaraan. Saat kendaraan itu melaju, baku tembak meletus yang melibatkan pasukan Dewan Transisi Nasional dengan mereka yang setia kepada Khadafy.
* Khadafy terperangkap dalam baku tembak dan ditembak di kepala.
* Menurut Jibril, yang mengutip keterangan petugas medis, Khadafy tewas beberapa saat sebelum tiba di rumah sakit. Sebuah Video menunjukkan Khadafy tewas dengan sebuah luka di kepala.
* Di rumah sakit, sampel DNA diambil -termasuk darah dan air liur- yang memastikan bahwa orang yang tewas itu memang Moammar Khadafy.
* Perwakilan Dewan Transisi Nasioal mengontak Mahkamah Kejahatan Internasional, yang telah mendakwa Khadafy dengan kejahatan perang. Setelah mengirim laporan petugas medis dan foto, Mahkamah Kejahatan Internasional memberi ijin kepada pemerintah Libya untuk menguburkan Khadafy.
* Segera setelah berita tewasnya Khadafy tersebar pada Kamis sore, kerumunan orang di seluruh Libya terlibat dalam perayaan kematiannya.

Selasa, 11 Oktober 2011

Banyak Warga Indonesia Jadi Tentara Malaysia

Koransulteng - Temuan Komisi I DPR perihal pencaplokan wilayah di Dusun Tanjung Datu dan Camar Bulan di Kalimantan Barat oleh Malaysia bukan omong kosong. Hakim konstitusi Akil Mochtar percaya terhadap adanya pencaplokan daerah perbatasan yang membuat wilayah seluas 1.495 hektare di darat dan 80 ribu hektare luas wilayah laut Indonesia hilang. Bahkan, Akil mengungkap, pencaplokan itu disadari penuh oleh 1.883 warga atau 493 kepala keluarga Dusun Tanjung Datu dan Camar Bulan. Sebagai orang kelahiran Putusibau - berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat atau sekitar 814 kilometer dari ibu kota Kalimantan Barat, Pontianak - masyarakat mengetahui pemerintah Malaysia melakukan pembangunan infrastruktur di wilayah Indonesia. "Program ini disambut warga Indonesia di sana sebab selama ini mereka lebih merasa diperhatikan oleh Malaysia," kata Akil kepada Republika, Rabu (12/10). Karena sering bepergian ke Serawak, Akil mengungkap, tidak jarang warga Indonesia menjadi Polis Diraja Malaysia atau Tentara Diraja Malaysia. Meski begitu, mereka tidak pindah kewarganegaraan dan akhirnya bebas keluar masuk Indonesia-Malaysia. Ketika mencapai batas pensiun di umur 48 tahun, kata Akil, banyak aparat Malaysia itu kembali ke tempat kelahirannya di daerah perbatasan Indonesia. "Ini bukan hal baru bagi warga perbatasan. Semuanya tahu soal ini. Karena nasionalisme tanpa pembangunan, itu omong kosong," ujar Akil. (Republika)

Sebagian Besar Remaja Perkotaan Pernah Berhubungan Seks

Koransulteng - Enam puluh persen remaja perkotaan pernah berhubungan suami istri. Sedangkan untuk remaja pedesaan, jumlahnya diperkirakan sekitar empat puluh persen. Hal ini didasarkan pada survei yang dilakukan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Menurut ginekolog Prof Dr dr Biran Affandi SpOG (K) FAMM, hal ini diakibatkan perkembangan media yang memudahkan penyebaran informasi. “Sekarang ini informasi informasi bisa menyebar lewat mana saja. Bisa perseorangan atau social media. Hamper semua remaja mengenal internet. Dari internet orang bisa memperoleh informasi apa saja.” Perkembangan teknologi informasi ini tentunya harus disikapi secara bijak. Surveiyang dilakukan APCOC dan PT Bayer Indonesia pada Juli 2011 menunjukkan, hampir 60 persen remaja merasa saling mencintai menjadi alasan cukup untuk berhubungan suami istri. Survei ini dilakukan di sembilan negara yaitu China, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Indonesia, India, Pakistan, Taiwan, dan Malaysia. Jumlah responden adalah 100 orang pria dan 100 orang wanita. Wakil dari Asia Pacific Council on Contraception (APCOC) ini menyarankan, supaya para remaja dibekali pengetahuan dini tentang seks. Pengetahuan ini menurutnya dibutuhkan supaya remaja tidak salah kaprah dalam memahami seks. (Republika)

Minggu, 25 September 2011

Bom Bunuh Diri di Solo, Dua Tewas

Koransulteng.com- Akibat bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS) Kepunton, ada 2 orang yang tewas. Selain satu orang, yang diduga pelaku, tewas di lokasi kejadian, satu orang lainnya meninggal di rumah sakit. "Ada 2 meninggal, satu berada di lokasi, dan satu lagi di rumah sakit," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto dalam jumpa pers di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2011). Djoko menambahkan, identitas kedua orang yang tewas itu sedang dicari. Beberapa korban yang dirawat di rumah sakit, imbuhnya, sudah diizinkan pulang. Sebelumnya PMI Solo mendata beberapa nama korban di RS Oen, Kandang Sapi, Jebres, Solo. Mereka adalah: Novia 27 th Septi Roidik 28 th Restiono Yulianti 78 th Delfiana 18 thg Harioko 78 th Febe 57 th Gang Sihan Anggraini 15 th Stefanus Suritno 73 th Febriana Olivia Putri Yoseni 15 th (operasi) "Ada 4 orang yang sudah boleh pulang. Kemudian ada juga di RS Brayat Minulya ada 3 orang, sudah boleh pulang semua," jelas Sekretaris PMI Solo Sumartono Hadinoto. Sumber: Detik.com

Selasa, 05 Juli 2011

Persbul: Kongres PSSI Harus Berjalan Sukses

Bola.net - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Buol (Persbul) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah Amran Batalipu mengatakan pelaksanaan kongres PSSI di Solo harus sukses memilih Ketua Umum PSSI yang baru.

"Kami harus ikuti apa yang telah menjadi keputusan FIFA, jika tidak ingin dikenai sanksi," katanya di Buol, Selasa.

Amran yang juga Bupati Buol itu mengatakan, semua peserta kongres harus sepakat, dan tidak lagi mengedepankan kepentingan pribadi atau kelompok, tetapi bangsa dan negara.

Menurut dia, siapapun nantinya yang terpilih harus didukung semua pihak.

Yang terpenting sekarang ini adalah bagaimana semua peserta kongres yang memiliki hak suara memilih calon Ketua Umum PSSI yang benar-benar layak untuk memimpin dan membawahi persepak-bolaan di tanah air semakin berkembang.

Ketua PSSI yang baru harus mampu meningkatkan prestasi sepak bola nasional.

Selain itu, juga memiliki kepedulian dan perhatian lebih kepada perkembangan dan kemajuan sepak bola di daerah-daerah.

Ia juga menambahkan bahwa PSSI bukan untuk tempat mencari uang, tetapi bagaimana mengelola dana yang ada untuk mendukung pembinaan sepak bola di daerah-daerah.

Selama ini pembinaan sepak bola di daerah-daerah terkendala dengan keterbatasan anggaran.

Karena itu, pengurus PSSI yang baru diharapkan lebih memperhatikan pembinaan persepakbolaan di daerah agar perkembangan prestasi bisa merata.

Sulteng, kata Amran memiliki dua suara pada kongres PSSI di Solo yang akan digelar pada 9 Juli 2011.

Persbul merupakan satu-satunya wakil dari Sulteng yang berhasil menerobos ke Divisi Utama PSSI (ant/mac)

Launching YOI Sulteng Berlangsung Meriah

PALU-Sesuai jadwal, launching klub pengguna mobil Toyota Yaris, Yaris Owner Indonesia (YOI) Sulteng berlangsung Sabtu (2/7). Kegiatan yang berlangsung mulai sore hingga malam hari ini berlangsung sangat meriah.
Acara launching mulai tepat pukul 15.00 wita, yakni dengan konvoi lebih dari 100 pengguna Yarris start dari halaman PT Hadji Kalla cabang Palu. Dengan pengawalan dari Polantas, konvoi melewati jalan-jalan utama Kota Palu dan transit di Pantai Talise. Di tempat ini anggota YOI melakukan bakti sosial.
Kegiatan konvoi dilanjutkan pada malam hari, dengan finish di halaman parkir mal Tatura. Pada saat memasuk halaman parkir mal Tatura, peserta konvoi mendapat sambutan meriah dan cukup menyita perhatian pengunjung mal. Usai penyambutan konvoi, acara kemudian dilanjutkan dengan pagelaran berbagai aneka hiburan, band performance, DJ on the spot, game-game growvy dan kuis, foto growvy on Yarris serta bagi-bagi doorprize dari sponsor.
Di arena kegiatan juga di-display dua unit kendaraan Toyota Yaris yang telah mendapat ‘polesan’
Qool_it. Salah satu usaha jasa Variasi dan Cuci Mobil yang beralamat di jalan S parman ini adalah salah satu sponsor kegiatan launching YOI ini.
Dihubungi sebelumnya, Rizal Nurdin, Supervisor PT Hadji Kalla cabang Palu diler resmi mobil Toyota mengatakan, tujuan dibentuk YOI ini adalah untuk memanjakan pengguna Yarris. Sekaligus sebagai wujud apresiasi Hadji Kalla terhadap pengguna Yarris di daerah ini. Rizal memastikan, pengguna mobil Toyota Yaris yang menjadi anggota YOI akan mendapatkan member card, dan akan mendapatkan berbagai benefit. Dengan memiliki member card YOI, pengguna Yarris akan mendapatkan diskon khusus ketika melakukan pembelian spare part.
“Ketika melakukan pembelian kendaraan Toyota di Hadji Kalla, pengguna Yarris yang memiliki member card juga akan mendapatkan pelayanan khusus,” sebutnya.
Turut hadir dalam kegiatan launching YOI pengurus pusat YOI dan manajemen PT Hadji Kalla. (ars)

Sumber: Radar Sulteng

Polda Sulteng Masih Kejar Pemilik Puluhan Kaleng Sianida

PALU-- Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga kini masih memburu pemilik 82 kaleng sianida tanpa dokumen berinisial AN. Gunawan alias Bob, pemilik rumah kontrakan yang dijadikan tempat menyimpan zat berbahaya ini kemungkinan akan tersangka.

Pernyataan ini disampaikan Kasubdit I Direktorat Narkoba Polda Sulteng Ajun Komisaris Besar Supriadi, Selasa (5/7). Sianida bernilai Rp400 juta ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Asam, Kecamatan Palu Barat. "Kami masih nggota terus melakukan pengejaran pemilik sianida," kata Supriadi.

Saat ini pengejaran difokuskan ke wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh Gunawan. Sejak tambang emas Poboya diserbu penambang tradisional pada awal 2009 lalu, perdagangan sianida ilegal di Kota Palu kian meningkat.

Perusahaan Daerah Kota Palu yang merupakan satu-satunya instansi resmi penjualan sianida di wilayah Sulteng mencatat dari 125 pemilik tong yang terdaftar, hanya sebagian kecil yang membeli sianida di Perusda. (HF/OL-04)

Sumber: Mediaindonesia

Senin, 04 Juli 2011

Iskandar SQ: Belum Ada yang Tandingi Ceramah Zainuddin MZ


JAKARTA – Indonesia kembali kehilangan ulama besar. Hari ini, KH Zainuddin MZ meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, akibat sakit yang dideritanya.

Kepergian Zainuddin MZ sontak mengejutkan banyak pihak termasuk para sahabatnya. Zainuddin dinilai sebagai pribadi yang mudah bergaul dan cerdas dalam berdakwah.

“Sampai saat ini, belum ada dai yang retorika ceramahnya seperti almarhum. Dia cerdas karena bisa menyampaikan dengan bahasa yang merakyat,” ujar sahabat Zainuddin, KH Noer Muhammad Iskandar SQ saat dikonfirmasi okezone, Selasa (5/7/2011).

Selain itu, kata Noer Iskandar, Zainuddin juga tidak pernah menutup diri untuk bergaul dengan para ulama yang usianya jauh lebih muda. Bahkan, Zainuddin kerap memberikan masukan kepada para dai-dai muda.

“Almarhum sangat mudah bergaul. Bahkan, almarhum tidak pernah berhenti mengkritisi pemerintahan yang dinilai zalim kepada rakyat,” tandas Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta ini.

Saat ini, jenazah Zainuddin sudah dipulangkan ke rumah duka di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Belum diketahui penyebab pasti meninggalnya kiai berjulukan dai sejuta umat ini.

(teb)

Kamis, 26 Mei 2011

2 Pria Diduga Penembak Polisi di Palu Ditangkap

Koransulteng--Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menangkap dua pria yang diduga pelaku penembakan tiga anggota polisi yang tengah berjaga di BCA Palu, Jl Emy Saelan, Palu Selatan, Sulawesi Tengah. Kedua pria itu kini masih diperiksa di Mapolda Sulawesi Tengah.

Kapolres Palu AKBP Deden Garnada saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan itu. "Ya betul, keduanya diamankan di Polda Sulawesi Tengah," kata Deden saat dhibungi detikcom, Kamis (26/5/2011).

Namun, Deden belum bersedia menyebutkan identitas keduanya. "Besok saja. Karena mereka juga masih terduga," ujar dia.

Deden mengatakan, kedua orang itu ditangkap di di wilayah Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Rabu (25/5) sekitar pukul 19.00 WITA. Polisi belum menemukan barang bukti senjata api dari keduanya.

Tiga polisi yang berjaga di depan BCA Palu, Jl Emy Saelan, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, diberondong kelompok misterius, Rabu (25/5/2011). Aksi ini tergolong berani karena dilakukan di siang bolong.

Dalam aksinya, para pelaku menggunakan penutup wajah dan helm. Sekitar pukul 11.20, pelaku yang berjumlah empat orang itu berhenti di depan BCA Palu.

Dua pria berbadan tegap turun dari motor dan menghampiri tiga polisi yang sedang berjaga. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun mereka langsung memberondong petugas dengan senjata laras panjang, diduga M-16.

Setelah melakukan penembakan, secepat kilat mereka lalu kabur ke arah selatan Kota Palu. Mereka tidak melakukan perampokan.

Akibat penembakan itu dua polisi yakni Bripda Irbar dan Bripda Januar Yudhistira tewas. Mereka kena tembak di kepala dan dada. Sedangkan Bripda Dedy Anwar luka tembak di kaki. Para korban lalu dibawa ke RS Bhayangkara Palu.

Peristiwa ini membuat kawasan setempat heboh. Tak lama kemudian Gubernur Sulteng Ahmad Tanribali Lamo datang untuk meninjau. Sementara kantor BCA tersebut memutuskan tutup lebih awal.

Penembak Polisi di Palu Mengaku Eksekutor

Dua pelaku penembakan polisi di Palu, Sulawesi Tengah, mengaku sebagai pelaku yang memberondong tiga anggota polisi, dua di antaranya tewas.

Dua pelaku bernama Rafli alias Furqan, 23 tahun, dan Arianto alias Anto alias Jafar, 27 tahun, ditangkap di daerah Palolo, perbatasan Kabupaten Sigi dan Poso, Rabu, 25 Mei 2011 malam. Mereka sempat terlibat kontak senjata dengan petugas Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. “Dua pelaku mengaku sebagai eksekutor,” ujar Kapolda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Dewa Parsana, dalam jumpa pers, Kamis, 26 Mei 2011.

Dewa mengatakan, dalam penangkapan tersebut turut disita senjata M16, Jungle dan P2 milik polisi. Selain itu ditemukan sisa amunisi M16 sejumlah19 butir, 5 butir amunisi Jungle dan 7 butir amunisi P2 senjata milik polisi yang dirampas. “Mereka memakai M16 dalam menembak anggota kita,” katanya.

Aksi penembakan itu terjadi Rabu, 25 Mei 2011, siang. Para pelaku menembak Brigadir Dua Januar Yudistira dan Brigadir Dua Andi Ibrar, serta Brigadir Dua Edward. Akibatnya, Januar dan Ibrar tewas, sedangkan Edward mengalami luka-luka.

Polisi juga mengamankan satu sepeda motor. Menurut Dewa, sepeda motor itu hasil curian mereka pekan lalu di Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam penyelidikan sementara, masih ada dua pelaku lain yang kini terjebak di dalam hutan di wilayah Poso. Dua pelaku itu ditengarai membawa senjata juga. Warga diharapkan waspada terhadap pergerakan pelaku tersebut. “Wakapolda telah berangkat ke Poso melakukan pengejaran dibantu masyarakat,” ujar Dewa.

Dewa belum berani merinci siapa pelaku tersebut, termasuk apakah pelaku tersebut masih bagian dari konflik Poso. “Belum saatnya kita beberkan, yang pasti dia adalah orang Poso,” ujarnya.

Dewa mengatakan Kepala Polri telah menaikkan satu tingkat pangkat dua almarhum menjadi Brigadir Satu.

Penelusuran di lapangan, kedua pelaku tersebut berasal dari wilayah Poso Kota. “Mereka anak Moengko dan Mapane” ujar sumber Tempo di Poso.

Sumber:Detik/Tempointeraktif

Senin, 23 Mei 2011

Karateka Tewas Saat Bertanding, Orangtua Protes Panitia

PALU - Orangtua Muhammad Muslim, atlet karate pelajar asal Sulawesi Tengah, yang meninggal saat Kejuaraan Nasional (kejurnas) Wadokai, di Makassar, Sulawesi Selatan, menuntut pertanggungjawaban penyelenggara.

Buyung Berlian, orangtua Muslim, menyesalkan sikap penyelenggara Kejurnas Wadokai yang terlambat memberikan informasi tentang musibah yang menimpa putranya. Buyung kesal karena penyelenggara terkesan menghindar dengan tidak mengaktifkan telepon seluler.

Meninggalnya Muslim diketahui orangtua justru dari pemberitaan di media pada Sabtu malam sekira pukul 19.00 Wita. Sementara soal kematian anak kedua dari empat bersaudara itu, Buyung mengaku ikhlas.

Suasana haru sangat terasa saat almarhum Muslim dibawa ke pemakaman pada Minggu (22/5/2011) siang. Isak tangis terdengar saat prosesi pelepasan jenazah di rumah duka Jalan Tanjung Balantak, Kelurahan Lalu Utara, Palu Selatan. Di antara pelayat, tampak ratusan pelajar siswa SMA Negeri I Palu, yang merupakan rekan-rekan sekolah almarhum.

Usai prosesi pelepasan di rumah duka, jenazah diantar ke pekuburan keluarga di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Baru, Palu Barat. Iring-iringan mobil jenazah milik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah sempat melintasi Jalan Gatot Subroto, tempat almarhum menimba ilmu. Tepat pukul 13.15 Wita jenazah almarhum dimakamkan.

Muslim (16), karateka Sulawsi Tengah, meninggal saat berlaga di Kejurnas Wodokai memperebutkan piala Kapolri di GOR Andi Mattalata, Makassar, kemarin.

Muslim turun di kelas Kumite 50 kilogram perseorangan putra. Almarhum tidak sadarkan diri saat berlaga di partai final menghadapi karetaka asal Kalimantan Tengah.

Senin, 09 Mei 2011

Bentrok Antarwarga di Palu, Lima Orang Tertembak

PALU--MICOM: Ratusan warga berbagai kelurahan dan desa di perbatasan Palu dengan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, tawuran, Senin (9/5) dini hari. Lima warga tertembak dan beberapa polisi terluka.

Tawuran sengit di tengah gelap. Warga saling serang dengan lemparan batu. Berjam-jam. Polisi sampai kewalahan dan sempat melepaskan sejumlah tembakan peringatan ke udara.

Keributan antara ratusan warga Kelurahan Baiya, Kelurahan Kayumalue, dan Kelurahan Pantoloan diduga terpicu peristiwa malam sebelumnya. Warga juga saling serang, tapi cepat bisa dilerai polisi.

Tapi rupanya mereka masih menyimpan dendam. Dan, dini hari tadi dendam berubah menjadi aramah. (Mediaindonesia.com)

Jumat, 06 Mei 2011

"Dibalik Layar" Adegan Cium di Transformers 3


Koransulteng--Editor Antaranews.com, ent_celebrity_news - Minggu, 03 April 2011 08.17 WIB
Rosie Huntington-Whiteley (Access Hollywood) Adu bibir dengan Shia Labeouf di film "Transformers: Dark of the Moon" ternyata bukan hal gampang buat Rosie Huntington-Whiteley.

Saat akan syuting adegan ciuman, sosok pengganti Megan Fox itu mengusulkan kepada sutradara Michael Bay agar boleh mencopot sepatunya yang bertumit tinggi. Rosie lebih jangkung daripada Shia.

"Aku merasa tak elegan dan tak feminim. Tapi, dia menolak dan bilang 'biar semua cowok pendek di Amerika tak putus asa!"

Meski Shia tak setinggi dirinya, Rosie memuji lawan mainnya itu sebagai pribadi yang cerdas dan pekerja keras.

Rosie, yang asal Inggris, meniti karier sebagai model dan menjadi bintang iklan produk pakaian dalam Victoria Secret.

Akankah Transformers membuat dia mengakhiri karier di dunia model?

"Lihat saja nanti. Moga-moga saya dapat ambil bagian di film lain." Film Transformer terbaru itu akan mulai tayang di bioskop Amerika Serikat pada bulan Juli.

Sumber: Antara

OC. Kaligis: Surat Pembaca Lebih Keras Dibandingkan Tweet Bondan


Koransulteng--Lontaran yang tertera di akun Twitter @BondanF2B yang mengatakan, "Security = Secure = membuat nyaman = membuat aman, Security Bali Akasaka = tidak sopan = berlebiha = tidak menghargai tamu". Berbuah laporan kepada Bondan Prakoso atas tuduhan penghinaan.

Namun dinilai OC. Kaligis hal ini berlebihan, bahkan banyak kritikan yang lebih pedas seperti pada rubrik 'Surat Pembaca' di setiap surat kabar harian. "Tindakan arogan dan berlebihan itu, orang curhat begini wajar, orang di surat pembaca lebih lagi, kita bukan buat cerita tapi menyampaikan kenyataan," ucapnya saat mengadakan jumpa pers di Jalan Majapahit 18-20, Jakarta Pusat, Jum'at (06/05/2011).

Akibat pelaporan ini, pihak manajemen Bondan Prakoso&fade2black, yaitu B Entertainment merasa dirugikan. "Memang dengan adanya pemberitaan ini ada sponsor yang mempertanyakan ini kan masalah hukum, ini yang membuat kita sebagai manajemen merasa dirugikan," ungkap Blend salah satu perwakilan dari manajemen.

Kini Pihak Akasaka Cafe telah diberikan somasi atas pelaporannya. Bila dalam 7x24 jam tidak dicabut laporannya maka pihak Bondan akan melaporkan balik.

* Foto Briptu Norman Ciuman Beredar Luas


Setelah banyak mendapatkan simpati dari masyarakat dengan goyangan Indianya, Briptu Norman Kamaru mulai diserang kabar tidak sedap. Di Internet, foto-foto ciumannya dengan seorang wanita beredar luas.

Foto itu menyebar dan jadi bahan perbincangan sejak diunggah di situs forum diskusi Kaskus.us. Pengunggahnya memakai nama akun Follower. Follower mengaku mendapatkan foto-foto itu dari akun facebook milik perempuan yang berciuman dengan orang yang diduga Norman Kamaru itu.

Foto-foto itu sudah dipublikasikan sejak 3 Mei lalu. Sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari yang bersangkutan apakah foto itu memang dirinya, orang lain atau rekayasa.

Norman yang dimintai komentarnya usai menghadiri undangan di yayasan Kemala Bhayangkari hanya bisa menutup kepalanya dengan jaket. Dirinya malah kini dikawal oleh dua polisi sampai masuk ke dalam mobil.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol, Boy Raffi Amar mengatakan jika dirinya tidak tahu dengan beredarnya foto Norman dimaksud.

"Akan kita cek dulu keberadaan foto-foto itu. Kita akan menelusuri keberannya," ujar Boy, Kamis (5/5). (kpl/adt/dar)

Minggu, 24 April 2011

96 Anggota Polda Sulteng Ditahan karena Serang Warga

PALU--MICOM: Sebanyak 96 anggota satuan Sabhara Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga Jumat (22/4) dinyatakan berstatus sebagai terperiksa dan ditahan terkait kasus penyerangan warga di Jalan Vetran, Palu Timur, Kota Palu.

Kapolda Sulteng Brigadir Jendral Dewa Parsana mengatakan, 96 orang anggotanya tersebut diduga kuat turut serta dalam penyerangan yang menyebabkan sejumlah warga terkena pukulan disertai perusakan sejumlah sepeda motor.

"Mereka terindikasi ikut langsung dalam penyerangan. Soal keterlibatan dalam pemukulan atau perusakan kendaraan baru, akan diketahui setelah menjalani proses," katanya.

Menurutnya, tidak semua terperiksa ditahan di Markas Polda Sulteng. Beberapa di antaranya ditahan di polres dan polsek, bahkan ada yang bergantian, karena kapasitas sel tahanan polda tidak cukup menampung jumlah terperiksa yang banyak itu.

Dewa berjanji akan memroses para terperiksa dengan serius dan memberikan sanksi sesuai dengan ketetapan Polri dalam menindak personelnya yang melakukan pelanggaran. Bahkan, jika ada di antara mereka yang terindikasi melakukan pelanggaran pidana, prosesnya akan diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal.

"Tidak ada yang ditutupi. Mereka yang bersalah akan dihukum sesuai dengan ingkat pelanggarannya masing-masing. Tidak tertutup kemungkinan jumlah terperiksa akan bertambah," tegasnya.

Sumber:mediaindonesia.com

Infolinks In Text Ads

3 Entri Populer

Total Tayangan Laman

Info Sulteng

Loading...