Wanita di Palu lapor polisi setelah ditipu di "facebook"

Sabtu, 25 Januari 2014




Jejaring sosial populer (ANTARA News/Lukisatrio)
Palu (ANTARA News) - Seorang warga Palu, Meiske B Syarief melaporkan kasus penipuan hingga merugi Rp45 juta oleh seorang pria yang dikenal di laman pertemanan "facebook".

Pejabat Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah Kompol Rostin Tumaloto di Palu, Jumat, menjelaskan awalnya Meiske berkenalan dengan Ryan Hidayat yang mengaku seorang anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang berdomisili di Pekanbaru, Riau.

Dari perkenalan itu akhirnya korban dan terlapor saling tukar nomor telepon dan akhirnya terjadi hubungan asmara jarak jauh.

Dari hubungan asmara jarak jauh itu, Ryan Hidayat berjanji akan menikahi Meiske. Ryan Hidayat selanjutnya akan menemui korban di Palu namun minta dikirimi biaya transportasi sebesar Rp5 juta.

Pada 27 Desember 2013, Meiske mengirim uang kepada Ryan Hidayat sesuai permintaan. Ternyata, pelaku batal ke Kota Palu dengan berbagai alasan yang masuk akal.

Selanjutnya pada 13 Januari 2014, Ryan Hidayat minta uang lagi kepada korban sebesar Rp10 juta dan berjanji akan menemui korban. Empat hari selanjutnya pelaku juga minta ditransfer Rp30 juta untuk berbagai keperluan transportasi dan pernikahan.

Beberapa hari selanjutnya, korban menghubungi pelaku namun nomor Ryan Hidayat tidak aktif hingga saat ini.

Rostin mengatakan kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh Polda Sulawesi Tengah dengan memintai keterangan dari korban.

Polisi juga akan melacak rekening bank milik pelaku serta nomor telepon yang digunakan untuk memperdaya korban.

Rostin juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada seseorang yang dikenal melalui internet karena rawan penipuan atau tindak kriminal lainnya. (*)

Anis Matta Disebut Terima Miliaran Rupiah

Senin, 27 Mei 2013


TEMPO.CO, Jakarta -Tersangka pembobol Bank Jabar Banten, Yudi Setiawan, membeberkan ke mana saja uangnya mengalir. 
Di antaranya, dia mengaku menyerahkan duit Rp 8,82 miliar untuk Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta-kini menjabat Presiden PKS.

Menurut Yudi, dana yang diberikan melalui Ahmad Fathanah untuk memuluskan proyek yang akan digarapnya di sejumlah kementerian. "Pemberian uang kepada Anis melalui Fathanah untuk alokasi anggaran yang merupakan jatah PKS," kata Yudi kepada Tempo, Rabu pekan lalu.


Dia melanjutkan, "Jatah anggaran itu sudah dikomunikasikan dulu dengan Luthfi Hasan Ishaaq." Luthfi juga menjadi tersangka kasus suap izin impor daging sapi. Setelah ditahan KPK pada akhir Januari lalu, Luthfi mundur sebagai Presiden PKS dan digantikan Anis Matta.

Catatan Yudi menyebutkan, duit untuk Anis ditransfer melalui Fathanah sebanyak tujuh kali pada 21-29 September 2012. Jumlah paling kecil Rp 600 juta dan terbanyak Rp 1,74 miliar.

Sumber Tempo di Komisi Pemberantasan Korupsi menyebutkan duit itu tak langsung mengalir ke Anis. Fathanah diduga memberikan duit itu melalui Saldi Matta, adik Anis. Karena itulah, kata sumber ini, komisi antikorupsi pada 7 Mei lalu memeriksa Saldi.

Sebelumnya, Yudi mengatakan Luthfi pernah menemuinya di kantornya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, untuk membicarakan target pencarian dana Rp 2 triliun untuk PKS. Target itu direncanakan didapat melalui penggarapan proyek di tiga kementerian.

Merasa didukung petinggi PKS, Yudi-kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Teluk Dalam, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, karena tersangkut korupsi proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala-mengikuti tender.


Saat itulah, kata Yudi, para petinggi PKS mulai meminta duit. Salah satunya, melalui Fathanah, Yudi pernah memberikan US$ 30 ribu yang akan diserahkan kepada Anis. Duit itu rencananya digunakan untuk mengisi kas partai yang tengah kosong.

Pengacara Fathanah, Ahmad Rozi, pada Jumat pekan lalu mengatakan kliennya belum bercerita tentang duit yang diberikan untuk Anis. Sedangkan Saldi, setelah diperiksa KPK, mengaku pernah menerima Rp 50 juta dari Fathanah.


"Dikirim ke rekening pribadi karena dia utang Rp 50 juta," kata Saldi, yang mengaku dekat dengan Fathanah. Saldi membantah jika disebut menjadi perantara Anis untuk menerima duit dari Fathanah.

Kuasa hukum Luthfi, M. Assegaf, mengaku belum menanyakan ihwal keterkaitan itu kepada kliennya. "Perlu diketahui, banyak informasi yang justru kami tanyakan setelah mendapat informasi dari wartawan, seperti yang Anda tanyakan," katanya kemarin.


Anis Matta juga mengelak. Dia menganggap pernyataan Yudi tak benar. "Saya bahkan tak kenal siapa itu Yudi. Semua itu tidak benar," katanya Jumat pekan lalu. Anis yakin Yudi tak pernah memberikan sumbangan untuk partainya. Anis mengaku sudah menjelaskan soal tuduhan Yudi itu kepada penyidik KPK.

Sumber: Tempo

Kisah Briptu Rani yang menghilang 3 bulan


Palu --  Ibunda Briptu Rani, Raya Situmeang membeberkan alasan putrinya kabur dari tugas tiga bulan terakhir di Polres Mojokerto. Bercerita dengan sesekali matanya tampak berkaca-kaca, Raya Situmeang mengungkapkan perlakuan buruk atasan putrinya selama bertugas.

Menurut Raya, Briptu Rani sering diminta menemani karaoke rekan Kapolres. Kekesalan gadis 25 tahun itu memuncak tepatnya tiga bulan. Rani yang geram dengan ulah atasannya memutuskan untuk tidak kembali ke kesatuannya itu.

"Benar Rani saat itu kabur ke Bandung, karena memang sudah kesal," jelasnya.

Ulah nakal oknum Kapolres Mojokerto tak cuma sampai di situ. Rani yang merupakan ajudannya pernah diperlakukan tidak senonoh. Kata Raya, Saat mengukur baju dinas, Kapolres tiba-tiba ingin mengukur dan menempelkan tangan ke badannya.

"Di situ dia juga sempat memegang bagian tubuh Rani," jelasnya. Dia menyayangkan sikap atasan Rani dalam memperlakukan bawahan. Padahal Rani bercita-cita untuk mengabdikan diri pada korps kepolisian.

"Sekarang kondisinya berbeda anak saya dilakukan seenaknya sama atasannya," tandasnya.

Polda Jatim memberikan tanggapan tentang berbagai informasi penyebab kaburnya Briptu Rani. "Kami melakukan penyelidikan terkait adanya laporan tersebut. Termasuk ungkapan adanya pelecehan seksual, penggelapan uang dan sebagainya. Kami masih dilakukan pencarian keterangan serta bukti-bukti masalah tersebut," tandas Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Jawa Timur, AKBP Suhartoyo.

Polda Jawa Timur menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan. "Tim dari Propam Polda Jatim sudah kita turunkan ke Mojokerto untuk melakukan pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan). Tim khusus Polda Jatim itu sudah diberangkatkan ke sana sejak pagi tadi (Rabu, 22/5)," ungkap AKBP Suhartoyo.

Dijelaskan Suhartoyo, di Mojokerto, tim Propam Polda Jawa Timur itu melakukan sejumlah pengumpulan data dan informasi. "Termasuk menggali informasi dari internal Polres Mojokerto, maupun dari pihak-pihak lain yang terlibat."

Perwira dengan dua melati di pundak ini juga mengatakan, diturunkannya tim khusus oleh Polda Jawa Timur ini, karena ada laporan dari pihak Propam Mabes Polri, terkait Briptu Rani.
Sumber: Merdeka.com

Kapolda Sulteng: nomor mobil pelaku penembakan palsu

Jumat, 24 Mei 2013

Kapolda Sulteng: nomor mobil pelaku penembakan palsu

6 jam lalu | Dibaca 1130 kali
Palu (ANTARA News) - Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Ari Dono mengemukakan pelaku penembakan Pimpinan Cabang BRI Palu menggunakan nomor kendaraan palsu.

"Kita sudah cek, ternyata plat nomor mobil itu tidak terdaftar di kepolisian," kata Ari Dono saat ditemui di Polres Palu, Jumat malam.

Merk mobil tersebut adalah Toyota Avanza warna terang dengan nomor DN 578 YP.

Saat ini polisi berupaya melakukan pencarian di sejumlah lokasi keberadaan mobil tersebut tetapi hasilnya masih nihil.

Polisi juga sudah memintai keterangan sopir korban bernama Zakaria, dan sejumlah saksi. Selain itu polisi juga masih memeriksa sekitar tempat kejadian perkara.

Kejadian penembakan itu berlangsung di Jalan Soeprapto sekitar pukul 22.00 WITA, yang berjarak belasan meter dari rumah dinas Pimpinan Cabang BRI Palu, Edison Tampubolon.

Korban saat itu pulang dari kantor menggunakan mobil dinas bersama sopirnya. Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depannya. Dua orang keluar dari mobil warna terang dan kemudian bertanya kepada Edison.

Saat Edison membuka kaca pintu mobil, dua pelaku yang menutup mukanya dengan kain menembaki korban.

Korban mengalami luka tembak di bagian pipi kiri dan tangan.

Saat ini korban masih dirawat intensif di RSU Budi Agung Palu.

Sementara itu puluhan karyawan BRI Cabang Palu memadati RSU Budi Agung untuk mengetahui kondisi terakhir pimpinannya.

Sumber: Antara

Marzuki Alie Kunjungi Palu, Listrik Pun Padam

Rabu, 22 Mei 2013


PALU --  Kejadian mati lampu kerap dialami masyarakat. Namun, apa jadinya jika kejadian tersebut juga ikut dirasakan Ketua DPR Marzuki Alie. Ketika melakukan kunjungan kerja di Palu, Rabu (22/5), wakil ketua dewan pembina Partai Demokrat itu disambut dengan padamnya listrik.
Dua tempat yang menjadi objek kunjungan Marzuki yakni di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Datokarama Palu dan Kediaman Ketua Utama Alkhairaat semuanya mengalami pemadaman listrik.
Di STAIN Palu sebelum acara pengukuhan Yayasan Lembaga Pengkajian dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (YLPS-4PK) Perwakilan Sulawesi Tengah berlangsung, listrik sudah padam. Panitia akhirnya hanya menggunakan mesin generator.
Sesaat sebelum kegiatan dimulai listrik normal kembali. Namun di tengah acara berlangsung listrik kembali padam sehingga mesin pendingin ruangan tidak berfungsi maksimal. Sebagian undangan yang hadir mengeluh karena kepanasan.
Pemadaman listrik itu tidak mengganggu jalannya acara karena panitia menyiapkan mesin generator di kampus itu. Marzuki kembali disambut pemadaman listrik saat berkunjung ke kediaman Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Aljufri di Jalan Sis Aljufri.
Di tengah perbincangan kedua tokoh tersebut tengah berlangsung listrik tiba-tiba padam. Mesin pendingin ruangan dan penerangan tidak berfungsi hingga pertemuan keduanya berakhir. "Di sini selalu padam listrik ya. Padahal gasnya banyak. Ada gas Senoro," kata Marzuki.
Dalam beberapa hari terakhir masih sering terjadi pemadaman bergilir karena salah satu dari dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih dalam perbaikan.

Sumber: Republika
Sistem kelistrikan Palu yang juga melayani pasokan listrik untuk tiga kabupaten di Sulteng itu mengalami defisit daya sekitar 14 megawatt. Akibatnya PLN memberlakukan pemadaman di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi dan sebagian desa di Kabupaten Parigi Moutong.

Gubernur Resmikan Gedung Baru Bank Sulteng

Minggu, 14 April 2013


PALU - Gubernur Sulteng, Longki Djanggola meresmikan penggunaan gedung baru Bank Sulteng yang terletak di Jalan Hasanuddin, Palu, Sabtu (13/4). Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng, Zalzulmida A. Djanggola.

“Alhamdulillah Bank Sulteng sudah mulai memperlihatkan kemewahannya. Mudah-mudahan dengan kemewahan yang dimiliki saat ini dan disusul dengan teknologi informasi dan kematangan para pemimpinnya, para karyawan dan professional dalam pengelolaan, Bank Sulteng akan lebih maju ke depan,” ujar Longki dalam sambutannya.

Longki berharap, pengembangan Bank Sulteng tidak hanya bersifat eksternal tapi juga di internal. Ini dalam rangka memotivasi karyawan agar bisa lebih produktif, mMeningkatkan kemampuan dalam membesarkan dan mempertahankan Bank Bulteng.

“Dulu sepertinya Bank Sulteng tidak berdaya. Apalagi kalau bicara dengan para pengusaha mitra kerja. Kalau mau pinjam modal, pasti Bank Sulteng bilang tidak ada modal, kurang modal. Tapi sekarang alasan ini sudah tidak boleh ada lagi,” sebutnya.

Diungkapkan, saat ini Bank Sulteng sudah bermitra dengan PT Mega Corpora, yang menanamkan sahamnya 30 persen di Bank sulteng ditandai denmgan kesepakatan dengan bos Mega Corpora Chairul Tandjung. Melalui Bank Mega juga siap menjadi bapak angkat Bank Sulteng. “Jadi bila nanti Bank Sulteng kesulitan dalam pembiayaan proyek apa saja maka itu bisa dibantu oleh Bank Mega, yang merupakan bapak angkat Bank Sulteng. Dengan demikian ke depan tidak ada alasan lagi bagi Bank Sulteng untuk menolak atau mempersulit teman-teman yang bermohon untuk mendapatkan kredit atau pinjaman,” harapnya.

Yang penting sekali bagi Bank sulteng, kata Longki, adalah bagaimana memanage Bank Sulteng agar lebih professional, lebih bisa terukur dan sesuai dengan harapan masyarakat. Ia mengakui, selama ini bank Sulteng selalu kalah dalam pelayanan. Untuk itu, Bank Sulteng harus banyak belajar soal pelayanan dengan bank-bank umum yang ada. Kalau di bank-bank lain konsumennya selalu senang dan tertawa.

“Tapi kalau di ke Bank Sulteng, keluar dari bank Sulteng nasabah selalu muram. Ini merupakan instrospeksi bagi kita semua, terutama buat manajemen baru, direksi baru, komisaris baru. Kalau pelayanan bagus nasabah pasti akan berdatangan,” pungkasnya. (a'da)

Sumber: http://www.beritapalu.com/Palu/gedung-baru-bank-sulteng-diresmikan.html

Ombudsman Sulteng: Mendikbud Harus Minta Maaf


PALU - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah kecewa atas kinerja Panitia Ujian Nasional yang tidak profesional terkait penundaan ini. Ombudsman berharap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan harus minta maaf kepada siswa didik atas kejadian ini.

Menurut Kepala Perwakilan Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tengah Sofyan Farid Lembah, perlu ada penyelidikan untuk melihat adanya dugaan maladministrasi dalam penerapan standar operasional prosedur (SOP).

"Anak didik sangat dirugikan karena membutuhkan kesiapan psikis kembali dan ini mengganggu konsentrasi dan perencanaan belajar mata pelajaran yg akan diuji. Negara kembali melakukan kekerasan psikis lewat kinerja tdk profesional Mendikbud," kata Sofyan di Palu, Senin (15/4/2013).

Menurut dia, negara telah menempatkan siswa di 11 provinsi sebagai warga kelas dua. Ujian Nasional telah kehilangan makna akibat ulah tak profesional dan ini perlu penyelidikan. Kata Sofyan, dengan penundaan UN di 11 provinsi ini secara tak disengaja negara menciptakan strata dalam Ujian Nasional.

" Ya ini seperti ada kasta utama di 22 provinsi dan ada kasta rendah di 11 provinsi lainnya. Ini fatal dan harusnya Mendikbud mundur dari jabatannya," tegas Sofyan.

Sumber: Kompas.com

Duh, Pelaksanaan UN di Sulteng Mungkin Ikut Ditunda

Sabtu, 13 April 2013

Jakarta-- Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA di sebelas provinsi, termasul Sulteng kemungkinan akan ditunda. Kesebelas provinsi itu adalah di seluruh Provinsi di Sulawesi (Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Teanggara dan Sulawes Selatan ), Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, NTB, NTT dan Bali. 

Penundaan  itu disebabkan oleh keterlambatan penyebaran salah satu soal mata pelajaran. Penundaan ini kemungkinan hanya akan terjadi satu hari saja.
 
Sementara pelaksanaan UN pada hari Senin, 15 April, tetap serempak dilaksanakan di 22 lain di seluruh Indonesia. 

Saat dikonfirmasi Mendikbud Mohammad Nuh belum berkomentar banyak soal penundaan unas di sejumlah lokasi itu. ’’Besok (hari ini, red) kami akan menggelar konferensi pers soal perkembangan persiapan unas 2013,’’ ujar menteri asal Surabaya itu kemarin.

Nuh mengatakan masyarakat dan siswa tidak perlu cemas terhadap perkembangan persiapan unas yang muncul di media akhir-akhir ini. Dia meminta para siswa terus mempersiapkan diri menghadapi ujian tahunan itu.

Mantan Menkominfo itu mengatakan, pihaknya tidak menaruh rasa kekhawatiran jika akhirnya di sejumlah daerah unas terpaksa harus diundur. Nuh mengatakan potensi kebocoran ujian di daerah-daerah yang mengalami penundaan itu sulit terjadi. ’’Sebab soal di setiap provinsi berbeda-beda,’’ katanya.

Contohnya untuk kasus di NTT. Potensi siswa di daerah tersebut menerima lembar soal unas untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia (mata pelajaran uans hari pertama) dari provinsi lainnya sangat terbuka. Apalagi dalam kebijakan unas diatur jika soal yang sudah diujikan boleh dibawa pulang para siswa.

’’Saya tegaskan tidak akan ada kebocoran. Karena soal untuk NTT itu berbeda dengan soal untuk provinsi lainnya,’’ kata Nuh. Menurut sejumlah pihak, sampai kemarin Kemendikbud masih terus mengumpulkan laporan dari provinsi-provinsi lain terkait urusan pendistribusian naskah ujian. Mereka belum melansir daerah mana yang sudah aman dan daerah mana yang mencemaskan.

Nuh juga menyoroti soal fenomena klinik siswa menjelang ujian. Mulai dari berdoa di kuburan, berdoa sambil mandi kembang, hingga mendoakan pensil 2B yang akan digunakan untuk mengerjakan soal ujian.

’’Berdoa masak tidak boleh. Kita mau makan setiap hari saja berdoa, ini yang ujian setahun sekali masak tidak boleh berdoa,’’ katanya.

Nuh mengakui banyak cara yang bisa dilakukan dalam berdoa. Dia meminta siswa tidak menggunakan cara-cara yang berlebihan dan berpotensi menyekutukan Tuhan. Berkali-kali dia mengatakan nilai positif unas diantaranya adalah mendorong siswa untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Dia lantas berbagi tips supaya siswa tidak cemas dalam menjalankan unas. Diantaranya adalah siswa harus percaya diri terhadap upaya belajar selama ini yang telah dilakukan. Selain itu siswa juga harus menanamkan rasa optimisme bisa mengerjakan soal unas. ’’Tips yang terakhir ya berdoa itu tadi,’’ pungkasnya.

Calon Penumpang Lion Air Terlantar di Bali

KUTA -  Sejumlah calon penumpang pesawat Lion Air dari Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, tujuan beberapa kota di Jawa telantar akibat tergelincirnya pesawat Lion Air dari Bandung di Pantai Segara, Kuta, Sabtu sore.

"Seharusnya jadwal terbang saya pukul 13.30 Wita. Namun ’delayed’ (tertunda) hingga pukul 15.00. Begitu saya berada di dalam pesawat, ada pengumuman bahwa bandara ditutup untuk memudahkan evakuasi penumpang pesawat Lion Air dari Bandung yang tergelincir itu," kata Devi, calon penumpang Lion Air tujuan Bandung.

Tadinya Devi dan seluruh penumpang Lion Air tujuan Bandung hanya diperintahkan diam di dalam pesawat. Namun belakangan, pihak Lion Air mengumumkan pembatalan jadwal terbang pesawat tersebut.

"Sampai sekarang saya tidak tahu, bagaimana nasib penerbangan saya karena tidak ada pemberitahuan lebih lanjut," katanya.

Hal yang sama juga dialami Dina, calon penumpang pesawat Lion Air tujuan Surabaya. "Sesuai jadwal, seharusnya pesawat ’take off’ pukul 17.00 Wita. Namun sampai sekarang, tidak ada pemberitahuan lagi, kapan saya bisa berangkat," katanya ditemui di terminal keberangkatan domestik Bandara Ngurah Rai.

Tidak semua calon penumpang pesawat Lion Air telantar. Pesawat Lion Air tujuan Jakarta sudah berhasil terbang pada pukul 15.00 Wita atau sekitar 35 menit sebelum kecelakaan terjadi.

Seperti diberitakan, Pesawat Lion Air jurusan Banjarmasin-Bandung-Denpasar yang mengangkut  95 penumpang dewasa, lima anak-anak, satu bayi, dan tujuh awak tergelincir di ujung barat landasan pacu Bandara Ngurah Rai pada pukul 15.35 Wita.

Bagian belakang pesawat yang tinggal landas dari Bandara Hussein Sastranegara, Bandung, pada pukul 12.48 WIB itu patah dan mengapung di Pantai Segara, Kuta.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah dengan nomor penerbangan JT-904 itu. Seluruh penumpang dan awak berhasil dievakuasi oleh nelayan, petugas SAR, dan petugas Polda Bali.

Sumber: Kompas

Upacara Bendera Memperingati HUT Provinsi Sulawesi Tengah Ke 49



Palu – Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si., bertindak selaku inspektur upacara pada peringatan HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke 49 yang dilaksanakan dihalaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu, 13 April 2013.
H. Longki Djanggola, dalam sambutannya mengajak semua warga Sulawesi Tengah baik Kabupaten maupun Kota, dengan kesadaran yang tinggi, mari kita teguhkan komitmen dan menyatukan pola pikir kita bersama, bahwa keberhasilan pembangunan daerah ini hanya dapat kita wujudkan melalui suatu kehidupan masyarakat yang kondusif, tenteram dan damai atau suasana kehidupan kekeluargaan yang rukun dengan sesamanya.
Lebih lanjut Gubernur menyampaikan beberapa hal :
pertama; tingkatkan persatuan dan kesatuan, serta stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat, kondusifnya kamtibmas sangat kita harapkan, untuk kelangsungan pembangunan sulawesi tengah yang lebih baik.
kedua; saya mengajak seluruh komponen masyarakat, agar secara aktif bersama-sama dengan pemerintah untuk menuntaskan berbagai program pembangunan, baik yang belum, sedang, maupun yang akan dilaksanakan.
ketiga; saya mengajak kepada jajaran Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota serta seluruh komponen masyarakat agar bekerjasama mewujudkan komitmen kita untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup, meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah.
Sebelum mengakhiri sambutannya. H. Longki Djanggola menyampaikan ucapan terima kasih, serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para mantan Gubernur, Walikota dan Bupati se-Sulawesi Tengah, yang telah memimpin provinsi ini terus maju dan berkembang, serta ucapan yang sama pula, saya sampaikan kepada para pemimpin yang pernah mengabdikan dirinya di daerah ini baik ditingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota, juga para tokoh masyarakat, politisi, cendekiawan dan akademisi, kalangan dunia usaha, insan pers, tokoh wanita, tokoh pemuda, kalangan lsm, baik yang pada saat ini masih sempat hadir bersama kita maupun yang telah mendahului kita sekalian, atas pengabdian, sumbangan pemikiran dan peran-sertanya sehingga mencapai kondisi Sulawesi Tengah yang lebih baik dari sebelumnya, pengabdian yang patut menjadi renungan bagi kita sebagai sumber motivasi dan inspirasi untuk berbuat demi kejayaan Sulawesi Tengah yang akan datang.

Sumber: Humas Sulteng
       

 
Support : Copyright © 2011. KORAN SULTENG - All Rights Reserved